Kisah Perselingkuhanku dengan Mertua yang Perkasa

LAPAKABG – Hari sudah mulai malam, aku baru saja selesai mandi dan duduk di meja rias dandan secantik mungkin dengan penampilan yang seksi. Aku mengenakan bra warna merah dan gaun putih transparan, terlihat jelas warna bra yg kupakai, semua lelaki pasti tak akan kuat berpaling dariku. Sambil nunggu kabar dari suamiku yg belum pulang kerja sampai saat ini.

Tiba-tiba, Kriiiing. Bunyi Hanpdhoneku dari suamiku. Dengan sigap aku menjawab telepon tersebut, “Halo Pa”. “Ma, hari ini papa ngga bisa pulang ya, ada tugas dadakan dari bos” kata suamiku. “Oh, tidak apa-apa pa, lanjutkan tugas papa saja. Semangat ya”. “Gitu aja ya ma”. “Oke Pa”. Aku pun langsung menutup telepon dari suamiku.

Di dalam hatiku, Yess suamiku ga pulang berarti malam ini aku bebas. Sesuai dengan rencana awal, aku penasaran pengen tau rasanya punya mertua yang ekstra besar dan membuat ku terbuai ke langit ketujuh. Aku akan membuat masakan yang enak untuk mertuaku, dan aku bisa bersiap-siap terlebih dahulu.

Kemudian saya sampai di rumah mertua saya, dan langsung mengetok pintunya. “Tok-Tok” , “Siapa ya” , “Saya pak, Saliyem” , “Oh masuk saja”. Kemudian saya basa basi dengan mertua saya, “Ini pak saya bawain makanan yang enak untuk bapak”. Mertuaku juga menerima makanan tersebut dan bertanya, “Kok tumben malam-malam begini, suamimu kemana?”. “Lembur pak sampai pagi, palingan besok pulang jam 9 pagi pak”.

Kisah Perselingkuhanku dengan Mertua yang Perkasa

Mertuaku langsung bertanya, “Jadinya, kamu sendirian?”. Saya langsung mencari kesempatan untuk menjawab, “Makanya itu pak”. “Makanya kenapa?” , “Yem takut”. Mertuaku langsung menawarkan saya untuk menginap di rumahnya saja, dan saya menerimanya. Dengan basa basi saya pura-pura bertanya, “emangnya boleh ya pak?”. Mertuaku pun menjawab, “Ohh, boleh banget dong”.

Untuk memcahkan suasananya, aku menyuruh mertuaku untuk mencicipi makanan yang telah kumasak sebelumnya. Pandangan mertuaku ke tubuhku seperti orang yang sudah kesetanan. Aku juga mengetahui apa yang ada di dalam pemikirannya, dia juga pasti senang sekali menawarkan diri untuk aku menginap di rumahnya.

Kemudian mertua ku membuka pembicaraan kembali, “anakku beruntung banget ya mendapatkan kamu sebagai istrinya”. “Bapak bisa aja, emangnya apa kelebihanku?”, “kamu cantiknya luar biasa yem”. Aku tersipu malu dengan pernyataan dari mertuaku dan pura-pura aku bilang, “Ah, bapak bisa aja”. “Bapak saja sampai ck ck ck ck”. “Bapak ini ahh, buat iyem malu saja pak”.

Mertuaku lanjut bertanya, “Ntar malem dik yem tidurnya dimana?. Disini aku merasa sudah ada kesempatan. Langsung saya berpura-pura dan menjawab, “Terserah bapak aja deh”. “Kalau terserah bapak, ya bapak suruh dik iyem tidur di kamarku loh”. Dengan berpura-pura aku menjawab, ” Ah engga ah, ntar saya di apa-apain lagi sama bapak. Saya kan menantu bapak, pamali pak”. “Loh, tadi katanya terserah sama bapak, kalau soal yang begituan tidak ada istilah menantu dik”.

Tubuhku Digarap Oleh Mertuaku

“Soal itu, soal apa maksud bapak?” . “Itu loh dik, ah masa adik ga mengerti sih?” . Dengan manja, aku menjawabnya, “Ngerti dong bapak mertuaku sayang”. Mertuaku merasa tersanjung, ” Apa? Kau panggil aku sayang? Oh, dik iyem kamu romantis sekali. Bolehkah bapak memelukmu dik saliyem menantuku tersayang?”. Dengan merayu mertuaku, “Ngga ah, ntar ada yang berdiri lagi?”. “Dari tadi udah berdiri dik, uda ga kuat bapak nih”. “Emangnya bapak masih kuat?”. “Kalau soal begituan, apalagi dengan wanita secantik dirimu, Ohhh, aku seperti orang yang kehausan. Kehausan di tengah gurun pasir dan menemukan segelas air dik”. “Badanku boleh tua dik, tapi gairahku jangan kau ragukan lagi dik”. “Terserah bapak saja deh, adik ini nurut saja sama mertua. Diapain juga adik mau pak”. “Wah, benarkan itu dek?”

Tanpa ragu dan dengan tenaga bull dozer, lelaki tua itu yang tidak lain mertuaku sendiri, menyerangku, memelukku dengan kuat. Mulutnya menciumi wajahku, leherku dengan bringas dan rakus. Aku pasrah badanku digerayangi, pakaianku diacak acak. Tubuh mertuaku panas, gemetar namun liar. Benar yang dia katakan tadi seperti orang kehausan, mungkin karena lama tidak mencumbu wanita dan tak ada cewek yg mau dengannya kecuali aku menantunya sendiri. Aku biarkan dia menikmati tubuhku, aku serahkan semuanya malam ini untuknya. Tubuhku dibuat merinding olehnya, dalam sekejab dia berhasil menelanjangiku.

Ciumannya bertubi tubi, jilatannya menjalar kemana mana sampai dadaku, leherku basah oleh ludahnya. Mertuaku yang sudah tua seperti mendapat durian runtuh bisa menggagahiku malam ini, diluar dugaannya pastinya. Mungkin selama ini aku orang yg selalu hadir dalam bayangannya ketika dia beronani. Kini benar-benar nyata dalam kekuasaannya bukan bayangan, bukan mimpi, makanya sampai dia terus menerus bergerak bergerilya menikmatiku. Seluruh pakaianku telah berceceran dilantai, aku terus diciumi, dijilati dari leher sampai jempol kaki.

Menikmati Persetubuhan dengan Mertuaku

Mulutku dihisapnya, lidah mertuaku menyeruak masuk ke mulutku bergerak-gerak. Aku jijik diperlakukan seperti itu, namun demi menghargai dia, aku balas dengan menjulurkan lidahku ke mulutnya. Eh lidahku dihisapnya dengan kuat aku mual,huekk. Tapi mertuaku cuek, tidak peduli ekspresiku yg jijik atas perlakuannya. Bahuku diremas, payudaraku diciumi bergantian, puting susuku dihisapnya sampai terasa sakit. Oh, tenaga mertuaku ternyata luar biasa, kedua tanganku diangkat dan aku teriak teriak kegelian, dia jilati ketiakku.

Waw tubuhku menggelinjang menahan rasa geli permainan mertuaku, ia terus jilati ketiakku yg berkeringat. Mungkin mengeluarkan aroma yang tidak sedap tapi dia makin rakus dan bernafsu. Belum digesek miss v ku sudah basah oleh lendir kenikmatan. Aku dibopong dan didudukkan diatas meja kayu yg besar, kakiku diangkat, kedua pahaku dibuka lebar, aku malu. Dia tanpa ragu dan dengan sigap membenamkan wajahnya di selangkanganku. Aku menggeliat menahan nikmat dan geli, ini belum pernah dilakukan oleh suamiku.

Mertuaku tidak hanya punya barang gede, tapi pandai memainkan sex dengan mantap. Aku benar-benar dibikin klepek-klepek tidak berdaya dihadapannya. Auuuuhhh, mis v ku dibelah dan dicepok cepok dan dijilati sampai seluruh lendirku terasa bersih. Geli geli nikmat membuatku mabuk kepayang. Oh mertua gila, jangan hentikan permainanmu, malam ini aku jadi milikmu, celotehku. Ia hanya bisa mengerang-gerang dengan napas memburu seperti orang dikejar anjing. Miss v ku basah oleh ludahnya dijilati seperti kucing kelaparan ketemu ikan asin.

Selingkuh dengan Mertua yang Perkasa

Mertuaku telanjang bulat dengan mr p yang gede berdiri manggut-manggut siap dihujamkan di miss v ku. Aku takut, aku degdegan perasaanku tak karuan. Antara perasaan berdosa selingkuhi suamiku dengan mertuaku sendiri dengan rasa penasaran pengen tau barang mertuaku yang bikin aku mabuk. Uwaaaah, mr p itu telah nempel dibibir vaginaku, panaaas, ditekan, auh, ditekan lagi auh, responku tak kusadari mulutku nyanyanyua. Kepala mr p mertuaku nerobos keluar masuk di ujung lubang vaginaku, ia tekan lagi, tekan terus sampai seluruh batang penis itu masuk ke vaginaku. Ia cabut pelan, masukin lagi, begitu terus dan setiap ayunan aku teriak dan mendesis saking enaknya dan bener-bener hal yang berbeda dengan suamiku.

Ouh aaahhh esst, aku disetubuhi mertuaku sendiri, hal yang tidak layak, namun bagiku ini sensasi. Penis besar itu keluar masuk mengayun vaginaku yang bener-bener peret karena ukuran penis yang besar dan tak wajar. Vaginaku mengeluarkan pelumas yang menambah kenikmatan persenggamaan ini. Yah namanya orang tua, baru beberapa tusukan saja sudah nut nutan mau keluar. Mertuaku teriak teriak seperti orang ngeden eeekkk, dan segera mencabut penisnya dari vaginaku lalu mengocoknya hingga keluar sperma kental. Creeett crecet, berceceran di dadaku. Oaaah oaaah, teriaknya.

Dengan rasa puas mertuaku bilang, “makasi ya dik yem, makasi”. “Iya pak, sama sama pak” . “Dik, bapak mohon kepadamu dik”. “Apa itu pak?” . “Tolong jaga rahasia ini ya dik”. “Iya pak, yem mengerti pak”. “Bapak takut jika ada yang tahu kita seperti ini, reputasi dan harga diri bapak sebagai penceramah bisa hancur dik”. “Tenang saja bapak”. “Bapak bisa menahan diri dari kejahatan lain dik, tapi yang satu ini bapak tidak sanggup dik”. “Uda bapak tidur saja duluan”. “Tidak dik, ini bapak mau istirahat 10 menit dulu dik, nanti bapak mau nambah”. “Ha, serius pak?”

KLIKBANDAR88Agen Sakong Online Indonesia

Oh my god, aku digarap lagi, dan semalam suntuk aku disetubuhi mertuaku. Istirahat sejenak, ia garap aku lagi sampai badanku sakit semua. Vaginaku terasa ngilu, berkali-kali ditusukin penis gede miliknya. Aku terasa mau pingsan, sekujur tubuhku lemes. Mertuaku sepertinya tak mau menyia-nyiakan kesempatan. Seolah hari esok tak mungkin ada kesempatan sebagus ini, menyetubuhi menantunya sendiri yang cantik dan seksi. 7 kali lebih mertuaku menggagahiku dalam semalam.

Jam 7 pagi aku pulang menyiapkan segala sesuatunya untuk sambut suamiku pulang pagi ini. Suamiku datang dan kebetulan mertuaku juga main ke rumahku, seperti tak terjadi apa-apa semalam. Suamiku ngobrol santai dengan bapaknya, mertuaku. Tidak lama kemudian, suamiku pamitan mau mandi, mertuaku menatapku penuh nafsu. Begitu pintu kamar mandi nutup, mertuaku menghampiriku dengan cepat dan menciumiku, mencumbuku dan jilati leher dan dadaku. Susuku dirogoh rogoh, dikeliarkan dari bra dan disedot, dicupangi bergantian. Aaahh, mertuaku bringas menikmati sisa usianya bersama menantunya, diriku. Matanya nanar, kupingnya tajam memperhatikan suara pintu kamar mandi dimana suamiku ada didalamnya. Selama suamiku mandi aku dilucuti mertuaku, aku telanjang dada dan mertuaku dengan bebas cumbui payudaraku.

Ugh nikmatnya, punya mertua rakus haus sex. Penisnya menekan nekan dan digesek gesekin di pahaku sedangkan mulutnya sibuk jilati kedua payudaraku dan jilati ketiakku. Terus terang aku suka diperlakukan seperti ini. Terdengar suara pintu klek, kami sudahi permainan ini dan bergegas rapikan pakaian ambil sikap santai seperti tak terjadi apa-apa. Suamiku keluar dari kamar mandi, pakai handuk menuju kamar. Ia ngunci pintu kamar dan pakai baju, seketika itu pula kami kembali berpagut bercumbu saling menikmati sentuhan dan cumbuan di ruang tamu ini. Kedua tangan mertuaku masuk ke dalam bajuku menggerayangi dan meremas payudaraku dengan posisi ia ada dibelakang dengan penis menekan pantatku. Wua terasa banget kemaluan mertuaku yang super tegang nonjok pantatku yang masih tertutup rok.

KLIKBANDAR88 – Bonus Cashback 0,5% Bonus Referral 20%

Terdengar lagi bunyi selot kamar suamiku klek, kami cepat ambil sikap santai pura-pura ngobrol dengan mertua. Suamiku tidak curiga sama sekali dengan aksiku yang benar-benar rapi. Suamiku menuju ke taman belakang, lihat-lihat taman sambil duduk santai di sofa. Dia ambil makanan ringan, beberapa menit kemudian suamiku nguap. Ngantuk karena habis kerja lembur. Ia akhirnya tertidur di sofa. Mertuaku ternyata memperhatikan anaknya terus, begitu suamiku lelap. Langsung dia menghajarku kembali, menciumiku, mencumbuku, menelanjangiku dan ahh, penis gedenya menghajar vaginaku dengan sadis.

Aku pegangan lemari dengan kuat, posisiku nungging beuh nikmatnya, vaginaku disetubuhi dr belakang oleh mertuaku. Mataku merem melek menikmati sex terlarang ini, aku tetus memperhatikan suamiku, takut dia bangun, tapi tidurnya sangat lelap. Lama sekali aku disetubuhi mertuaku, karena semalam sudah berkali-kali ngeluarin sperma. Kali ini vaginaku dihajar habis sampai begitu lama, berjam-jam ditusuki penisnya tapi tidak keluar-keluar spermanya. Aku sampai lemes kecapean. Berganti gaya sambil lihat ke arah suami, telentang dan disetubuhi dari atas. Merangkak disetubuhi dari belakang sampai ah, keringatku membasahi tubuhku karena vaginaku dihajar terus terusan mertuaku. Akhirnya mertuaku tubuhnya kaku, mencengkeram punggungku dan penisnya terasa berkedut kedut. Da orgasme spermanya nyembur di vaginaku sebelum ia sempet cabut.

Aduh gawat, aku kuatir hamilku nanti anakku mirip mertuaku, aku tak tau anak siapa nanti dlm kandunganku. Anak suamiku atau anak mertuaku, au ah egp. Tanpa suara rintihan atau suara mengerang kami menikmati persenggamaan ini di ruang deket suamiku tidur. Mertuaku ternyata lebih hebat dari suamiku walau usianya lebih tua. Dan terus terang, aku lebih menikmati sex dg mertuaku, setiap ada kesempatan, kami lalukan perbuatan bejat namun nikmat itu entah sampai kapan, aku tak bisa menghentikannya.